Seorang hakim federal menuduh Google sebagai monopolis yang kejam, tetapi menciptakan alternatif untuk mesin pencari dominan mungkin memerlukan tahun. Kemajuan teknologi, terutama dalam kecerdasan buatan (AI), bisa merombak lanskap internet lebih cepat. Sementara Google mengajukan banding terhadap keputusan penting itu, produk AI seperti ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dari Google mungkin memiliki dampak lebih besar pada cara konsumen menjelajahi internet. Putusan tersebut menimbulkan tantangan bagi Google, dan para pendirinya mungkin tidak mengantisipasi kendala hukum yang akan mereka hadapi. CEO Google Sundar Pichai perlu fokus pada pergeseran industri menuju AI.
Debat tentang bagaimana Google harus dirombak akan dimulai pada bulan September, dan Google berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Keputusan hakim berfokus pada taktik tidak adil Google dalam mempertahankan kepemimpinannya melalui kesepakatan mesin pencari default yang menguntungkan. Larangan pada kesepakatan ini bisa berdampak pada perusahaan lain seperti Apple, yang menghasilkan miliaran dolar dari pengaturannya saat ini dengan Google. Selain itu, Apple mungkin perlu menginvestasikan banyak dana untuk mengembangkan teknologi pencariannya sendiri.
Hakim Federal Menuduh Google atas Praktik Monopolis di Tengah Kemajuan AI
Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.
Divisi Watson Health dari IBM telah membentuk kemitraan strategis dengan BioTech Innovations, sebuah perusahaan bioteknologi terkemuka, untuk merevolusi penemuan obat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih.
Edge Marketing mengumumkan pengangkatan Luke Gosha, ahli AI dan SEO pemenang penghargaan yang diakui secara internasional, sebagai Kepala Strategi Search & AI yang baru.
Selama bertahun-tahun, teknologi penjualan dibangun atas dasar anggapan bahwa lebih cepat adalah lebih baik—jawaban yang lebih cepat, tindak lanjut yang lebih cepat, dan penutupan yang lebih segera.
Kecerdasan buatan dengan cepat merevolusi berbagai industri, termasuk pemasaran, menghadirkan peluang menarik sekaligus tantangan besar bagi para pemasar yang berupaya tetap kompetitif.
Tim pemasaran sedang mendefinisikan kembali peran AI dalam alur kerja performa, kreativitas, dan periklanan — dan pembaruan minggu ini menyoroti luasnya transformasi ini: mulai dari model AI baru dan standar keterampilan perusahaan hingga eksperimen merek dan inovasi perangkat lunak yang mengubah keterlibatan audiens dan skala operasional.
Laporan komprehensif terbaru menyoroti keuntungan signifikan yang ditawarkan oleh kecerdasan buatan (AI) kepada tim penjualan di berbagai industri.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today