lang icon En
Aug. 23, 2024, 7 a.m.
2619

AI dalam Mengidentifikasi Risiko Demensia: Implikasi Hukum dan Etika

Brief news summary

The Wall Street Journal baru-baru ini membahas bagaimana pengusaha menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi demensia pada eksekutif. Meski teknologi ini mengesankan, hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang pelanggaran potensial terhadap Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika (ADA). Pertama, demensia dianggap sebagai disabilitas, jadi menggunakan AI untuk memprediksinya bisa dianggap sebagai diskriminasi. Kedua, Komisi Kesempatan Kerja Sama Amerika Serikat (EEOC) mungkin mengklasifikasikan penilaian AI sebagai "pemeriksaan medis" di bawah ADA, yang ilegal sebelum tawaran pekerjaan bersyarat. Diskriminasi terhadap seseorang berdasarkan kemungkinan pengembangan kondisi medis di masa depan umumnya dilarang di bawah ADA. Namun, jika seorang karyawan menunjukkan tanda-tanda obyektif dari kondisi medis yang mempengaruhi kinerja, pengusaha dapat meminta pemeriksaan medis untuk menilai fungsi terkait pekerjaan dan mengidentifikasi akomodasi yang tepat. Dalam kasus seperti itu, penggunaan AI seharusnya tidak melanggar ADA.

The Wall Street Journal baru-baru ini menerbitkan artikel tentang pengusaha yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi eksekutif yang berisiko mengembangkan demensia. Meski teknologinya mengesankan, hal ini menimbulkan kekhawatiran akan pelanggaran potensial terhadap Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika (ADA). AI menganalisis pola bicara untuk memprediksi demensia di masa depan, namun salah sekitar 20% dari kasus. Menggunakan informasi ini untuk keputusan pekerjaan tanpa justifikasi hukum dapat melanggar ADA.

ADA melarang pengusaha untuk mewajibkan pemeriksaan medis sebelum membuat tawaran pekerjaan bersyarat, dan bahkan setelah membuat tawaran, informasi yang diperoleh tidak dapat digunakan untuk mendiskualifikasi individu kecuali berdampak langsung pada kinerja pekerjaan. Diskriminasi terhadap individu berdasarkan kondisi medis masa depan yang potensial juga dilarang. Namun, jika ada tanda-tanda obyektif yang mempengaruhi kinerja pekerjaan, pengusaha dapat meminta pemeriksaan medis untuk menentukan apakah akomodasi dibutuhkan. Dalam kasus seperti itu, menggunakan AI untuk diagnosis atau rekomendasi akomodasi seharusnya tidak menimbulkan masalah ADA.


Watch video about

AI dalam Mengidentifikasi Risiko Demensia: Implikasi Hukum dan Etika

Try our premium solution and start getting clients — at no cost to you

I'm your Content Creator.
Let’s make a post or video and publish it on any social media — ready?

Language

Hot news

Feb. 17, 2026, 5:24 a.m.

Studi Penonton Video TechSmith 2024 Menemukan 75%…

TechSmith Corporation, pemimpin terkemuka dalam komunikasi visual, telah merilis Studi Penonton Video 2024, sebuah laporan komprehensif yang meneliti keterlibatan dan preferensi penonton global terhadap video instruksional dan informatif.

Feb. 17, 2026, 5:16 a.m.

AI di garis depan: Mengubah kecerdasan penjualan …

Sinopsis Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah tim penjualan di India, memberdayakan tidak hanya eksekutif tetapi juga staf garis depan

Feb. 17, 2026, 5:15 a.m.

Meta Platforms Umumkan Investasi Rp 150 Triliun d…

Pada bulan Juni 2025, Meta Platforms Inc.

Feb. 16, 2026, 1:26 p.m.

ByteDance berjanji akan memperketat pengawasan ge…

ByteDance merilis Seedance 2.0 kurang dari seminggu yang lalu, memicu kemarahan di kalangan artis di seluruh dunia dengan sebuah klip viral yang dihasilkan AI yang menampilkan Tom Cruise dan Brad Pitt bertarung.

Feb. 16, 2026, 1:24 p.m.

Perekam suara AI yang bisa menghasilkan penjualan…

Situasi ideal bagi pekerja kantor adalah cukup dengan menekan sebuah tombol pada perangkat yang dapat merekam rapat, menyalin percakapan, dan mengubahnya menjadi tugas yang dapat diambil tindakan.

Feb. 16, 2026, 1:21 p.m.

Copilot Berbasis AI dari Microsoft: Meningkatkan …

Microsoft secara resmi mengintegrasikan asisten yang didukung AI, Copilot, ke dalam Microsoft Office Suite yang sangat populer, menandai kemajuan besar dalam interaksi pengguna dengan perangkat lunak produktivitas.

Feb. 16, 2026, 9:26 a.m.

Seedance 2.0

Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.

All news

AI Company

Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth

and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed

Begin getting your first leads today