Menurut laporan, Komisi Eropa sedang menyelidiki apakah kesepakatan antara Google dan Samsung mengenai kecerdasan buatan (AI) generatif mencegah chatbot perusahaan lain hadir di smartphone Samsung. Regulator anti-monopoli sedang mengumpulkan informasi dari peserta industri untuk potensial membangun kasus terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Fokus penelitian adalah inklusi model Gemini Nano AI dari Google dalam smartphone seri Galaxy S24 milik Samsung. Komisi Eropa ingin mengetahui apakah kesepakatan tersebut membatasi kehadiran sistem AI generatif lainnya dalam perangkat tersebut dan menghambat interoperabilitas antara chatbot dan aplikasi yang terpasang sebelumnya. Komisi juga sedang menyelidiki apakah peserta industri telah mencoba, namun gagal, melakukan kesepakatan serupa dengan produsen perangkat untuk memasang chatbot mereka.
Pada Juni, Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa, Margrethe Vestager, mengekspresikan keprihatinan mengenai perusahaan teknologi besar yang menghambat akses pengembang model dasar yang lebih kecil kepada pengguna akhir, baik secara individu maupun melalui penyedia pilihan. Komisi ini sedang memantau dengan cermat saluran distribusi untuk memastikan adanya beragam pilihan bagi bisnis dan konsumen. Selain itu, Komisi Eropa memberikan tenggat waktu hingga 26 Juli kepada Amazon untuk menyediakan informasi mengenai kepatuhannya terhadap Undang-Undang Layanan Digital, yang mewajibkan platform online besar seperti Amazon untuk mengambil langkah lebih aktif terhadap konten ilegal atau berbahaya. Amazon secara khusus diminta untuk memberikan informasi rinci mengenai kepatuhannya terhadap ketentuan transparansi mengenai sistem rekomendasi. Selain itu, Komisi Eropa sedang mengawasi hubungan antara Microsoft dan OpenAI untuk mengevaluasi kemungkinan dampak negatif dari klausul-klausul eksklusivitas terhadap pesaing.
Komisi Eropa Memeriksa Kesepakatan AI Google-Samsung atas Kekhawatiran Antitrust
HONOLULU, 15 Januari 2026 /PRNewswire/ -- Olelo Intelligence, sebuah platform pelatihan penjualan berbasis AI yang dirancang untuk bengkel reparasi mobil dengan volume tinggi, hari ini mengumumkan keberhasilan penutupan putaran pendanaan malaikat sebesar 1 juta dolar.
Buletin AI Marketing, sebuah publikasi mingguan yang dibuat oleh Aleric Heck, terus menyajikan pembaruan yang menyeluruh dan wawasan mendalam tentang landasan AI yang berkembang pesat dalam dunia pemasaran.
Integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam optimisasi mesin pencari (SEO) secara mendalam mengubah strategi pemasaran konten di berbagai industri.
Pusat kota di seluruh dunia semakin mengintegrasikan sistem pengawasan video berbasis kecerdasan buatan sebagai elemen penting dalam upaya keselamatan publik mereka.
Kecerdasan buatan (AI) dengan cepat merevolusi pemasaran media sosial (SMM) dengan menyediakan cara-cara inovatif bagi merek untuk terhubung dan berinteraksi lebih efektif dengan audiens mereka.
HealthTech AI, sebuah inovator terkemuka dalam teknologi medis, telah meluncurkan alat diagnostik berbasis AI yang inovatif dan revolusioner yang dirancang untuk mengubah cara diagnosis pasien dilakukan.
Industri pemasaran sedang mengalami perubahan transformasional dengan semakin banyaknya adopsi alat pembuatan video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang merevolusi penciptaan dan penyampaian konten video yang dipersonalisasi.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today