Komisi Eropa Memeriksa Kesepakatan AI Google-Samsung atas Kekhawatiran Antitrust
Brief news summary
Komisi Eropa sedang menyelidiki apakah kesepakatan kecerdasan buatan (AI) antara Google dan Samsung membatasi kehadiran chatbot lain di ponsel Samsung. Regulator antimonopoli ini sedang menghubungi peserta industri untuk memperoleh informasi yang dapat membantu membangun kasus terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat. Fokusnya adalah pada kesepakatan di mana model AI Gemini Nano dari Google akan diintegrasikan ke dalam smartphone seri Galaxy S24 milik Samsung. Permintaan informasi dari Komisi menanyakan tentang kemungkinan pembatasan pada sistem AI lainnya, interoperabilitas antara chatbot dan aplikasi yang sudah terpasang, serta apakah perusahaan-perusahaan lain pernah mencoba namun gagal dalam mencapai kesepakatan dengan produsen perangkat. Komisi juga tengah memeriksa kepatuhan Amazon terhadap Digital Services Act serta menyelidiki hubungan antara Microsoft dan OpenAI.Menurut laporan, Komisi Eropa sedang menyelidiki apakah kesepakatan antara Google dan Samsung mengenai kecerdasan buatan (AI) generatif mencegah chatbot perusahaan lain hadir di smartphone Samsung. Regulator anti-monopoli sedang mengumpulkan informasi dari peserta industri untuk potensial membangun kasus terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Fokus penelitian adalah inklusi model Gemini Nano AI dari Google dalam smartphone seri Galaxy S24 milik Samsung. Komisi Eropa ingin mengetahui apakah kesepakatan tersebut membatasi kehadiran sistem AI generatif lainnya dalam perangkat tersebut dan menghambat interoperabilitas antara chatbot dan aplikasi yang terpasang sebelumnya. Komisi juga sedang menyelidiki apakah peserta industri telah mencoba, namun gagal, melakukan kesepakatan serupa dengan produsen perangkat untuk memasang chatbot mereka.
Pada Juni, Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa, Margrethe Vestager, mengekspresikan keprihatinan mengenai perusahaan teknologi besar yang menghambat akses pengembang model dasar yang lebih kecil kepada pengguna akhir, baik secara individu maupun melalui penyedia pilihan. Komisi ini sedang memantau dengan cermat saluran distribusi untuk memastikan adanya beragam pilihan bagi bisnis dan konsumen. Selain itu, Komisi Eropa memberikan tenggat waktu hingga 26 Juli kepada Amazon untuk menyediakan informasi mengenai kepatuhannya terhadap Undang-Undang Layanan Digital, yang mewajibkan platform online besar seperti Amazon untuk mengambil langkah lebih aktif terhadap konten ilegal atau berbahaya. Amazon secara khusus diminta untuk memberikan informasi rinci mengenai kepatuhannya terhadap ketentuan transparansi mengenai sistem rekomendasi. Selain itu, Komisi Eropa sedang mengawasi hubungan antara Microsoft dan OpenAI untuk mengevaluasi kemungkinan dampak negatif dari klausul-klausul eksklusivitas terhadap pesaing.
Watch video about
Komisi Eropa Memeriksa Kesepakatan AI Google-Samsung atas Kekhawatiran Antitrust
Try our premium solution and start getting clients — at no cost to you