Adopsi cepat kecerdasan buatan generatif (genAI) di berbagai sektor telah mengakibatkan peningkatan konsumsi listrik global, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi ini. Perusahaan teknologi berisiko melanggar komitmen net-zero mereka akibat tren ini. ChatGPT dari OpenAI, yang diluncurkan pada akhir 2022, menjadi populer dengan 100 juta pengguna aktif dalam dua bulan. GenAI mengguncang industri seperti biopharma dan pemasaran, tetapi memiliki konsekuensi lingkungan. GenAI memerlukan banyak air dan melepaskan emisi karbon yang signifikan ketika didukung oleh sumber energi yang tidak terbarukan. Setiap penggunaan genAI memiliki biaya lingkungan yang tinggi, dengan jejak teknologi yang diproyeksikan akan bertambah. Model Bahasa Besar (LLM), yang menjadi inti dari sistem genAI, intensif energi dibandingkan dengan model AI yang lebih kecil dan spesifik tugas.
Pusat data yang menampung model genAI mengonsumsi sejumlah besar listrik, yang berkontribusi pada peningkatan permintaan energi global. Peningkatan konsumsi daya ini bertentangan dengan komitmen organisasi untuk mengurangi dampak lingkungan mereka. Google dan Microsoft telah melihat peningkatan emisi akibat aktivitas terkait genAI. Penggunaan air menjadi perhatian lain, dengan pusat data bersaing untuk sumber daya air tawar. Perkiraan akurat tentang dampak lingkungan dari genAI sulit dilakukan karena variabilitas model pembelajaran mesin dan keterbatasan transparansi dari perusahaan teknologi. Pemerintah harus memperkenalkan regulasi untuk mengendalikan konsumsi energi pusat data, sementara perusahaan harus fokus pada peningkatan efisiensi dan pengurangan kebutuhan energi.
Dampak Lingkungan AI Generatif: Peningkatan Konsumsi Energi dan Emisi Karbon
Sebuah pernyataan mengejutkan tentang masa depan pekerjaan dalam laboratorium kecerdasan buatan sedang memicu perdebatan di seluruh industri teknologi.
Kantor Berita Dewan Negara baru-baru ini mengadakan konferensi pers untuk memamerkan pencapaian utama dalam pengembangan industri dan teknologi informasi hingga 2025.
Amazon baru-baru ini meluncurkan agen kecerdasan buatan (AI) inovatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman dan efisiensi penjual di marketplace-nya.
Kreasi konten tetap menjadi salah satu pilar utama dari optimisasi mesin pencari (SEO), sangat penting untuk menarik, melibatkan, dan mengkonversi pengunjung.
Runway, pemimpin dalam kreativitas berbasis AI, telah bekerja sama dengan perusahaan teknologi perfilman terkenal IMAX untuk menghadirkan film yang dihasilkan oleh AI di 10 kota besar di AS, menandai sebuah momen penting dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam seni kreatif.
Teknologi Deepfake, sebuah bentuk kecerdasan buatan tingkat lanjut, baru-baru ini mencapai kemajuan mengesankan dengan memungkinkan pembuatan video yang sangat realistis namun sepenuhnya palsu.
Saat kita memasuki tahun 2026, lanskap penjualan di Meksiko menghadapi momen penting yang dipengaruhi oleh perubahan ekonomi, perubahan politik, gangguan teknologi, dan harapan pelanggan yang terus berkembang.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today