"Hum" adalah novel fiksi spekulatif karya Helen Phillips yang berlatar di dunia masa depan di mana robot cerdas yang disebut 'hums' ada. Ceritanya berpusat pada May, seorang istri dan ibu yang kehilangan pekerjaannya karena AI dan menghadapi tantangan dalam merawat keluarganya. Meskipun buku ini mengeksplorasi tema teknologi dan kecerdasan buatan, buku ini juga mendalami kompleksitas dinamika keluarga dan hubungan pribadi. Melalui perpaduan ketegangan dan ketidaknyamanan, Phillips membuat pembaca tetap tertarik dari awal hingga akhir. Penulis menjelaskan bahwa dia ingin meneliti bagaimana teknologi dan perubahan sosial mempengaruhi hubungan intim kita. Penelitian yang dilakukan oleh Phillips menginformasikan cerita dan plotnya, tetapi dia akhirnya memangkas buku ini untuk mempertahankan keseimbangan antara narasi dan elemen didaktik.
Awal yang menegangkan dari novel, di mana May menjual wajahnya, terinspirasi oleh kekhawatirannya tentang pasar kerja di masa depan yang didominasi AI. Selain itu, buku ini mengeksplorasi tema budaya pengawasan dan keterlibatan kita di dalamnya, serta sifat hum yang tidak menyenangkan namun menarik. Karakter May menggambarkan seorang wanita yang menavigasi tantangan di dunia yang canggih secara teknologi dan bermasalah lingkungan, mencari hubungan di masyarakat yang sering mempromosikan keterputusan. Novel ini berfungsi sebagai kisah peringatan, menggarisbawahi kesulitan dalam menemukan hubungan tulus dan pentingnya mempertahankan kemanusiaan kita di tengah kemajuan teknologi. Dalam adegan simbolis yang melibatkan satu kotak anggur yang diisi serangga, May menemukan secercah kehidupan biologis yang berkembang di tengah kemasan plastik yang meresahkan, yang beresonansi dengan keinginannya untuk mempertahankan vitalitasnya sendiri di dunia buatan.
Mengeksplorasi 'Hum' oleh Helen Phillips: Fiksi Spekulatif tentang AI dan Dinamika Keluarga
Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.
Divisi Watson Health dari IBM telah membentuk kemitraan strategis dengan BioTech Innovations, sebuah perusahaan bioteknologi terkemuka, untuk merevolusi penemuan obat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih.
Edge Marketing mengumumkan pengangkatan Luke Gosha, ahli AI dan SEO pemenang penghargaan yang diakui secara internasional, sebagai Kepala Strategi Search & AI yang baru.
Selama bertahun-tahun, teknologi penjualan dibangun atas dasar anggapan bahwa lebih cepat adalah lebih baik—jawaban yang lebih cepat, tindak lanjut yang lebih cepat, dan penutupan yang lebih segera.
Kecerdasan buatan dengan cepat merevolusi berbagai industri, termasuk pemasaran, menghadirkan peluang menarik sekaligus tantangan besar bagi para pemasar yang berupaya tetap kompetitif.
Tim pemasaran sedang mendefinisikan kembali peran AI dalam alur kerja performa, kreativitas, dan periklanan — dan pembaruan minggu ini menyoroti luasnya transformasi ini: mulai dari model AI baru dan standar keterampilan perusahaan hingga eksperimen merek dan inovasi perangkat lunak yang mengubah keterlibatan audiens dan skala operasional.
Laporan komprehensif terbaru menyoroti keuntungan signifikan yang ditawarkan oleh kecerdasan buatan (AI) kepada tim penjualan di berbagai industri.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today