ByteDance, perusahaan teknologi berbasis di Beijing yang menjadi pengembang aplikasi media sosial populer TikTok, baru-baru ini meluncurkan generator video AI bernama Seedance 2. 0, yang tersedia secara eksklusif di China. Layanan baru ini memicu kontroversi besar di industri hiburan, terutama di kalangan kelompok Hollywood, yang mengkritik Seedance 2. 0 karena secara terang-terangan melanggar undang-undang hak cipta dan menyalahgunakan citra aktor serta karya profesional kreatif tanpa izin. Asosiasi Film Dunia (MPA) mengambil sikap tegas terhadap Seedance 2. 0, menuduh platform tersebut menggunakan properti intelektual secara tidak sah. Charles Rivkin, ketua dan CEO MPA, menegaskan seriusnya pelanggaran ini, menunjukkan bahwa layanan tidak resmi ByteDance merusak hak dan perlindungan kreatif yang penting bagi industri film dan televisi. Selain MPA, tokoh-tokoh film terkenal juga menyuarakan perlawanan. Rhett Reese, penulis skenario terkenal karena seri "Deadpool, " menyatakan kekesalannya di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), menyesali kerugian yang dapat ditimbulkan teknologi ini terhadap profesional kreatif dan mata pencaharian mereka. Demikian pula, Serikat Aktor SAG-AFTRA secara terbuka mengecam Seedance 2. 0, sejalan dengan studio dan para pemangku kepentingan yang terdampak. Pernyataan resmi serikat tersebut mengecam penggunaan citra dan penampilan aktor secara tidak sah, menekankan kekhawatiran mengenai pelanggaran hukum serta masalah etika terkait persetujuan dan kompensasi yang adil. Tumbenan ini menyoroti kekhawatiran yang lebih luas di industri terhadap kemajuan cepat teknologi AI dan dampaknya terhadap karya kreatif.
Video yang dihasilkan AI yang meniru aktor nyata menimbulkan pertanyaan rumit tentang hak kekayaan intelektual, hak personaliti, dan masa depan pekerjaan kreatif. Sebagai tanggapan terhadap kritik yang semakin keras, ByteDance mengeluarkan pernyataan publik yang mengakui kekhawatiran tersebut dan menyatakan sedang menilai cara mengatasi isu pelanggaran hak cipta dan penggunaan citra secara ilegal. Namun, perusahaan belum mengungkapkan langkah-langkah spesifik yang akan diambil. Kontroversi Seedance 2. 0 menunjukkan tantangan kompleks yang dihadapi perusahaan dan pencipta saat teknologi AI semakin canggih. Ketika sektor hiburan berjuang dengan perubahan ini, kerangka hukum dan norma etika perlu berkembang untuk melindungi hak dan kepentingan semua pihak terkait. Meskipun Seedance 2. 0 saat ini hanya beroperasi di China, potensi ekspansi global dari alat penciptaan konten berbasis AI semacam ini menimbulkan pertimbangan penting terkait undang-undang kekayaan intelektual internasional dan regulasi lintas negara. Situasi ini menuntut dialog berkelanjutan antara perusahaan teknologi, profesional kreatif, ahli hukum, dan pembuat kebijakan guna menetapkan pedoman yang jelas, menyeimbangkan inovasi dengan penghormatan terhadap hak pencipta. Secara keseluruhan, Seedance 2. 0 dari ByteDance merupakan perkembangan penting dalam generasi video AI, namun juga menjadi titik tekan untuk perdebatan tentang hak cipta, persetujuan, dan masa depan ekspresi kreatif di era digital. Respons dari MPA, SAG-AFTRA, dan suara industri seperti Rhett Reese menyoroti kebutuhan mendesak akan kewaspadaan dan pengelolaan yang bijaksana seiring teknologi ini berkembang dan semakin menyatu dengan lanskap budaya.
Seedance 2.0 dari ByteDance Memicu Kontroversi Hak Cipta di Industri Hiburan
Tim pemasaran sedang mendefinisikan kembali peran AI dalam alur kerja performa, kreativitas, dan periklanan — dan pembaruan minggu ini menyoroti luasnya transformasi ini: mulai dari model AI baru dan standar keterampilan perusahaan hingga eksperimen merek dan inovasi perangkat lunak yang mengubah keterlibatan audiens dan skala operasional.
Laporan komprehensif terbaru menyoroti keuntungan signifikan yang ditawarkan oleh kecerdasan buatan (AI) kepada tim penjualan di berbagai industri.
Bisnis di Orange County terus mencari cara baru untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, dan layanan Optimisasi Mesin Pencari (SEO) Orange County dirancang khusus untuk tujuan ini.
Kenaikan pesat video yang dibuat oleh AI di media sosial telah menjadi tren global yang menonjol, didorong oleh kemajuan signifikan dalam teknologi kecerdasan buatan selama beberapa tahun terakhir.
OpenAI mengumumkan komitmen besar terhadap kemajuan bertanggung jawab dalam kecerdasan buatan dengan menciptakan dana sebesar 50 juta dolar AS yang didedikasikan untuk mendukung organisasi non-profit dan komunitas.
Meta Platforms Inc.
San Francisco, California—(Newsfile Corp.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today