Saya mulai menggunakan AI sekitar tahun 2022 ketika ChatGPT pertama kali diluncurkan. Itu berbeda dari teknologi apa pun yang pernah saya temui sebelumnya, dan saya segera mulai memanfaatkannya dalam kehidupan pribadi maupun profesional saya. Awalnya, itu membantu saya menyusun email. Saya bekerja di penjualan teknologi, yang membutuhkan banyak pendekatan secara dingin. Peran saya melibatkan menulis pesan yang resonan dengan berbagai pemimpin, dan ChatGPT terbukti sangat berharga untuk hal itu. Setelah saya mulai menggunakannya di tempat kerja, saya menyadari bahwa sebagai pelatih olahraga dan ayah, saya bisa menerapkan AI untuk banyak tugas lain, seperti mengirim komunikasi pasca-latihan kepada orang tua, membuat jadwal, atau mengumpulkan statistik pertandingan. Tugas yang dulu memakan waktu berhari-hari kini hanya membutuhkan beberapa menit. IKLAN Hari ini, saya menggunakan AI setiap hari dan telah mengeksplorasi berbagai alat. Saya menggunakan Claude untuk komunikasi bisnis dan pembuatan konten, Perplexity untuk riset mendalam, dan Gemini untuk pembuatan gambar. Alat-alat ini melayani berbagai kebutuhan pribadi, profesional, maupun pendidikan.
Misalnya, saya telah belajar cara memasang AC dan cara mengajarkan matematika kelas enam kepada anak saya melalui bantuan AI. Perusahaan saya juga telah memberi saya akses ke alat penjualan yang kuat yang memberikan wawasan pelanggan berharga dengan cepat. Misalnya, alat seperti Salesforce Sales Navigator dapat mengidentifikasi hampir secara tepat orang-orang yang mungkin tertarik dengan produk yang saya jual. Ini membuat pendekatan saya lebih terarah dan produktif dibandingkan panggilan dingin secara acak. AI sendiri belum menutup transaksi bagi saya—saya yang membangun hubungan tersebut—tapi saya melihat peningkatan dalam pipeline penjualan saya karena AI membantu saya menjangkau lebih banyak klien dengan data dan pesan yang lebih baik. Memahami pelanggan dengan lebih baik membuat saya bisa berkomunikasi lebih efektif, yang berujung pada pipeline yang lebih kuat dan akhirnya meningkatkan pendapatan. IKLAN Saya berhati-hati dalam membagikan “rahasia” saya Walaupun banyak orang memiliki akses ke alat AI yang serupa, tetap tergantung pada pengguna untuk mengatur data dan menyusun prompt yang efektif. Setelah bereksperimen dengan berbagai alat otomatisasi, saya mengembangkan semacam “rahasia sukses”. Jika sebuah prompt menghasilkan pesan yang membawa hasil lebih baik, saya mungkin tidak ingin membagikannya secara luas. Saya ingin menguji efektivitasnya dan menjaga keunggulan kompetitif. Kita semua memiliki 24 jam yang sama untuk belajar tentang teknologi ini. Jadi, jika saya menginvestasikan waktu untuk menguasai rekayasa prompt dan memahami AI, saya cenderung tidak membagikan wawasan tersebut secara cuma-cuma karena saat ini kita semua bersaing. Saya senang membantu jika ada yang bertanya, tapi saya selektif dalam mengungkapkan detailnya. Kadang-kadang, saya berbagi strategi tertentu dengan teman dekat atau orang yang saya percaya bisa saya pelajari, tetapi tidak dengan semua orang. IKLAN Penjualan adalah bidang yang sangat kompetitif, dan meskipun banyak perusahaan membahas AI, tidak semua merasa nyaman mengungkapkan secara rinci bagaimana mereka menggunakannya karena ini bisa menjadi keunggulan utama. Saat orang bertanya apakah saya menggunakan AI, jawaban saya selalu, “Tentu saja, iya. ” Namun, hanya beberapa orang yang berkesempatan berdiskusi lebih dalam tentang bagaimana saya menerapkannya.
Bagaimana AI Mengubah Pendekatan Penjualan Teknologi Saya dan Kehidupan Sehari-hari
OpenAI, perusahaan terkemuka dalam riset dan penerapan kecerdasan buatan, baru-baru ini mengumumkan kemitraan strategis besar yang menandai ekspansi signifikan layanan AI-nya di Asia.
CEO NVIDIA Jensen Huang telah mengumumkan inisiatif besar untuk memenuhi permintaan yang meningkat pesat terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan mendesak Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk meningkatkan produksi chip.
AI Business Help telah memperkenalkan AI News Video Gallery, sebuah seri inovatif di YouTube yang menyajikan perkembangan terbaru dan paling penting dalam bidang kecerdasan buatan.
Perang "perang streaming" sebagian besar berkaitan dengan mengakumulasi perpustakaan konten yang besar untuk menarik audiens yang luas.
Kecerdasan buatan (AI) dengan cepat menjadi alat penting dalam optimalisasi konten, terutama dalam strategi optimisasi mesin pencari (SEO).
Mulai 1 Januari, sebuah undang-undang baru yang ditandatangani oleh Gubernur California, Gavin Newsom, mengharuskan perusahaan teknologi yang membuat model AI besar dan canggih, seperti Google dan OpenAI, untuk meningkatkan transparansi tentang dampak sosial dan melindungi karyawan yang mengangkat kekhawatiran tentang keselamatan.
Industri perjalanan sedang mengalami transformasi mendalam dalam perilaku konsumen yang melampaui fluktuasi ekonomi biasa.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today