Spekulasi telah muncul bahwa "gelembung" AI mungkin pecah setelah periode volatilitas di pasar saham. Perusahaan yang terlibat dalam AI, seperti Nvidia, Google, dan Microsoft, telah mengalami peningkatan signifikan dalam harga saham mereka. Analis menyarankan bahwa kenaikan harga ini, yang terputus dari nilai nyata, mungkin menunjukkan perlunya koreksi. Menggambar paralel dengan gelembung dot com tahun 2000, muncul kekhawatiran tentang kemungkinan pecahan serupa dan dampaknya pada revolusi AI.
Namun, pemimpin AI saat ini, tidak seperti rekan dot com mereka, menguntungkan dengan aliran pendapatan yang andal, yang berpotensi melindungi mereka selama penurunan pasar. Meskipun kehati-hatian disarankan mengenai valuasi yang berlebihan, prospek jangka panjang untuk AI tetap kuat. Inovasi nyata dan manfaat nyata harus menjadi fokus untuk mengenali nilai AI dan membuat keputusan investasi yang terinformasi.
Apakah Ledakan AI Mendekati Koreksi Pasar?
Dalam lingkungan pemasaran digital yang berkembang pesat saat ini, bisnis dan pemasar semakin memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan mereka dengan konsumen.
Sebuah pernyataan mengejutkan tentang masa depan pekerjaan dalam laboratorium kecerdasan buatan sedang memicu perdebatan di seluruh industri teknologi.
Kantor Berita Dewan Negara baru-baru ini mengadakan konferensi pers untuk memamerkan pencapaian utama dalam pengembangan industri dan teknologi informasi hingga 2025.
Amazon baru-baru ini meluncurkan agen kecerdasan buatan (AI) inovatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman dan efisiensi penjual di marketplace-nya.
Kreasi konten tetap menjadi salah satu pilar utama dari optimisasi mesin pencari (SEO), sangat penting untuk menarik, melibatkan, dan mengkonversi pengunjung.
Runway, pemimpin dalam kreativitas berbasis AI, telah bekerja sama dengan perusahaan teknologi perfilman terkenal IMAX untuk menghadirkan film yang dihasilkan oleh AI di 10 kota besar di AS, menandai sebuah momen penting dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam seni kreatif.
Teknologi Deepfake, sebuah bentuk kecerdasan buatan tingkat lanjut, baru-baru ini mencapai kemajuan mengesankan dengan memungkinkan pembuatan video yang sangat realistis namun sepenuhnya palsu.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today