Donald Trump baru-baru ini menuduh Wakil Presiden Kamala Harris menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memanipulasi foto kerumunan reli kampanyenya. Namun, ada bukti signifikan yang menunjukkan tuduhan ini salah. Beberapa sumber, seperti Associated Press dan Getty, telah mendokumentasikan kerumunan besar di reli Harris, sementara media lokal membagikan rekaman video dari acara tersebut. Sumber yang saling mendukung dari berbagai sudut memberikan bukti yang lebih kuat dibandingkan gambar spekulatif dari komentator konservatif.
Untuk mengonfirmasi keaslian gambar, penting untuk melacak sumber asli dan mengandalkan akun atau situs web yang telah diverifikasi daripada tangkapan layar yang mudah dimanipulasi. Meskipun alat seperti Winston AI Image Detector atau IsItAI. com mengklaim bisa mendeteksi gambar yang dihasilkan AI, keandalannya masih belum terbukti. Profesor Hany Farid dari UC Berkeley telah menganalisis foto reli Harris dan tidak menemukan bukti manipulasi AI. Penting juga untuk mempertimbangkan penjelasan alternatif untuk elemen-elemen yang terlihat aneh dalam foto, karena bisa saja ada penjelasan sederhana daripada bukti manipulasi AI.
Tuduhan Palsu Trump tentang Manipulasi AI di Reli Harris Terbongkar
ByteDance merilis Seedance 2.0 kurang dari seminggu yang lalu, memicu kemarahan di kalangan artis di seluruh dunia dengan sebuah klip viral yang dihasilkan AI yang menampilkan Tom Cruise dan Brad Pitt bertarung.
Situasi ideal bagi pekerja kantor adalah cukup dengan menekan sebuah tombol pada perangkat yang dapat merekam rapat, menyalin percakapan, dan mengubahnya menjadi tugas yang dapat diambil tindakan.
Microsoft secara resmi mengintegrasikan asisten yang didukung AI, Copilot, ke dalam Microsoft Office Suite yang sangat populer, menandai kemajuan besar dalam interaksi pengguna dengan perangkat lunak produktivitas.
Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.
Divisi Watson Health dari IBM telah membentuk kemitraan strategis dengan BioTech Innovations, sebuah perusahaan bioteknologi terkemuka, untuk merevolusi penemuan obat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih.
Edge Marketing mengumumkan pengangkatan Luke Gosha, ahli AI dan SEO pemenang penghargaan yang diakui secara internasional, sebagai Kepala Strategi Search & AI yang baru.
Selama bertahun-tahun, teknologi penjualan dibangun atas dasar anggapan bahwa lebih cepat adalah lebih baik—jawaban yang lebih cepat, tindak lanjut yang lebih cepat, dan penutupan yang lebih segera.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today