Meta, perusahaan media sosial, telah merilis model AI terbaru mereka, Llama 3. 1, yang memiliki 405 miliar parameter yang mengesankan. Tidak seperti para pesaingnya, Meta mengambil pendekatan open-source, memungkinkan pengembang luar mengakses dan mengubah kode secara bebas. CEO Mark Zuckerberg percaya bahwa strategi ini akan membantu Meta menjadi asisten AI yang paling banyak digunakan di dunia, melampaui OpenAI.
Namun, ada risiko yang terkait dengan perangkat lunak open-source, seperti masalah privasi dan keamanan, yang dapat menyebabkan pengawasan dan regulasi pemerintah. Meskipun demikian, Meta berencana untuk mendapatkan keuntungan dari Llama dengan membangun layanan di atas model tersebut. Peluncuran Llama 3. 1 dan respons pemerintah terhadapnya akan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh investor di Meta dan industri AI secara umum.
Meta Meluncurkan Model AI Llama 3.1 dengan 405 Miliar Parameter
News Corp mengumumkan hasil keuangannya untuk kuartal pertama tahun fiskal 2026, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten baik dalam pendapatan maupun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA).
Pembuatan konten adalah bagian penting dari optimisasi mesin pencari (SEO) yang efektif, dan kecerdasan buatan (AI) sedang merevolusi proses ini dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
Uniphore, perusahaan perangkat lunak AI asal Amerika yang terkemuka, mengumumkan rencana ekspansi besar-besaran untuk meningkatkan platform AI percakapan mereka melalui akuisisi strategis dari dua perusahaan: Red Box (Inggris) dan Hexagone (Perancis).
Jika terlihat seperti ada banyak konten AI sampah di YouTube, itu karena memang ada banyak konten berkualitas rendah yang dihasilkan oleh AI di platform ini.
Dalam artikel ini: ONAR Holding Corporation (OTCQB: ONAR), sebuah platform pemasaran berbasis AI yang mengakuisisi dan memperbesar agensi spesialis, mengumumkan bahwa agensi pemasaran performa mereka, JUICE, menandatangani kontrak langganan berbiaya tetap baru pada awal Desember 2025
OpenAI, perusahaan terkemuka dalam riset dan penerapan kecerdasan buatan, baru-baru ini mengumumkan kemitraan strategis besar yang menandai ekspansi signifikan layanan AI-nya di Asia.
CEO NVIDIA Jensen Huang telah mengumumkan inisiatif besar untuk memenuhi permintaan yang meningkat pesat terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan mendesak Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk meningkatkan produksi chip.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today