San Francisco telah mengajukan gugatan terhadap beberapa situs web yang berbasis di berbagai lokasi termasuk California, New Mexico, Estonia, Serbia, dan Inggris, dalam upaya untuk menutup alat kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk membuat gambar deepfake berbahaya. Alat ini, yang mudah diakses di internet, dapat "menanggalkan pakaian dari foto apa pun" yang diunggah ke situs tersebut dalam hitungan detik. Gugatan tersebut menuduh bahwa layanan tersebut melanggar undang-undang negara bagian tentang praktik bisnis curang, pornografi tanpa persetujuan, dan pelecehan seksual terhadap anak. Namun, mengidentifikasi operator di balik aplikasi ini adalah tantangan karena mereka tidak tersedia di toko aplikasi ponsel tetapi masih dapat ditemukan di internet.
Gugatan ini berpotensi menetapkan preseden hukum, tetapi menghadapi kesulitan karena sifat internasional dari para tergugat. Proliferasi gambar deepfake telah memberikan efek buruk pada korban, termasuk kerusakan reputasi mereka, masalah kesehatan mental, kehilangan otonomi, dan, dalam beberapa kasus, ide bunuh diri. Upaya dari perusahaan-perusahaan besar, seperti Meta Platforms dan WhatsApp, juga diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Hasil kasus San Francisco akan diawasi ketat oleh organisasi-organisasi yang memantau pertumbuhan materi pelecehan seksual anak yang dihasilkan oleh AI.
San Francisco Menggugat Situs Web Atas Alat Deepfake Berbahaya
TechSmith Corporation, pemimpin terkemuka dalam komunikasi visual, telah merilis Studi Penonton Video 2024, sebuah laporan komprehensif yang meneliti keterlibatan dan preferensi penonton global terhadap video instruksional dan informatif.
Sinopsis Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah tim penjualan di India, memberdayakan tidak hanya eksekutif tetapi juga staf garis depan
Pada bulan Juni 2025, Meta Platforms Inc.
ByteDance merilis Seedance 2.0 kurang dari seminggu yang lalu, memicu kemarahan di kalangan artis di seluruh dunia dengan sebuah klip viral yang dihasilkan AI yang menampilkan Tom Cruise dan Brad Pitt bertarung.
Situasi ideal bagi pekerja kantor adalah cukup dengan menekan sebuah tombol pada perangkat yang dapat merekam rapat, menyalin percakapan, dan mengubahnya menjadi tugas yang dapat diambil tindakan.
Microsoft secara resmi mengintegrasikan asisten yang didukung AI, Copilot, ke dalam Microsoft Office Suite yang sangat populer, menandai kemajuan besar dalam interaksi pengguna dengan perangkat lunak produktivitas.
Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today