Negara Bagian AS Memimpin dalam Mengatur AI di Tengah Ketidakberdayaan Federal
Brief news summary
Legislator negara bagian AS memimpin dalam mengatur teknologi AI karena ketidakhadiran undang-undang federal. Colorado baru-baru ini memperkenalkan undang-undang komprehensif untuk menangani bahaya yang disebabkan oleh sistem AI, mencerminkan tren yang berkembang dari negara-negara bagian yang memberlakukan undang-undang di berbagai bidang. Lonjakan regulasi negara bagian ini menyoroti meningkatnya permintaan akan perlindungan terhadap risiko terkait AI. Meskipun RUU regulasi teknologi kesulitan untuk mendapatkan daya tarik di Kongres, legislatif negara bagian telah memperkenalkan lebih dari 300 RUU terkait AI pada tahun 2024, dengan 11 negara bagian sudah meloloskan undang-undang. Undang-undang ini mencakup berbagai topik termasuk kolaborasi, privasi, transparansi, diskriminasi, pemilu, sekolah, dan gambar yang dihasilkan komputer. Meskipun ada kekhawatiran tentang hambatan inovasi, beberapa ahli percaya bahwa undang-undang negara bagian ini bisa membuka jalan bagi tindakan federal. Legislator secara khusus fokus pada memerangi diskriminasi, memastikan transparansi dalam pengambilan keputusan oleh AI, dan mengenali potensinya dalam penciptaan lapangan kerja. Meskipun mengatur AI menghadirkan tantangan, regulator menekankan pentingnya pemahaman dan diskusi terbuka untuk mengelola pemanfaatannya dan dampaknya secara efektif.Legislator negara bagian di seluruh Amerika Serikat mengambil tindakan untuk mengatur teknologi kecerdasan buatan (AI) karena undang-undang federal belum ada. Colorado baru-baru ini memberlakukan regulasi komprehensif yang bertujuan untuk mengurangi kerugian dan diskriminasi konsumen yang disebabkan oleh sistem AI. Negara bagian lain, termasuk New Mexico dan Iowa, telah fokus pada pengaturan gambar yang dihasilkan komputer dalam media dan kampanye. Delaware telah meloloskan Undang-Undang Privasi Data Pribadi, memberi hak kepada penduduk untuk transparansi dan perlindungan data.
Meskipun Kongres telah melihat banyak RUU regulasi teknologi, tidak ada yang disahkan. Dengan demikian, negara-negara bagian memberlakukan undang-undang mereka sendiri, dengan lebih dari 300 RUU terkait AI yang diperkenalkan hanya pada tahun 2024. Undang-undang tersebut mencakup berbagai aspek seperti kolaborasi interdisipliner, privasi data, transparansi, perlindungan terhadap diskriminasi, pemilu, sekolah, dan gambar eksplisit yang dihasilkan komputer. Banyak legislator mengakui risiko dan potensi AI, dengan teknologi yang diharapkan akan menciptakan jutaan pekerjaan baru di seluruh dunia.
Watch video about
Negara Bagian AS Memimpin dalam Mengatur AI di Tengah Ketidakberdayaan Federal
Try our premium solution and start getting clients — at no cost to you