Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh WalkMe, terdapat kesenjangan signifikan dalam pemanfaatan Generative AI (Gen AI) di dalam bisnis, seperti yang diungkapkan oleh survei para profesional Platform Adopsi Digital (DAP). Meskipun upaya yang terus dilakukan untuk mempromosikan adopsi, lebih dari setengah perusahaan melaporkan bahwa kurang dari seperempat karyawan mereka, jika ada, yang saat ini menggunakan Gen AI. Survei tersebut mengungkap beberapa hambatan utama yang menghalangi adopsi Gen AI. Seperempat dari responden mengidentifikasi kurangnya pengetahuan teknis sebagai hambatan utama, sementara kekhawatiran regulasi dan keamanan juga disebutkan oleh 24% peserta. Tantangan lain termasuk program manajemen perubahan yang tidak memadai (17%) dan resistensi karyawan (12%). Namun, para profesional DAP tampaknya berada di garis depan integrasi AI. Survei menunjukkan bahwa hampir 60% profesional DAP sudah menggabungkan produk atau solusi AI ke dalam tugas harian mereka. Ini menunjukkan peran AI yang semakin meningkat dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proyek adopsi digital. Perbedaan regional diamati, dengan responden dari Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) melaporkan penggunaan AI terendah dibandingkan dengan wilayah lain. Survei juga mengidentifikasi kasus penggunaan populer untuk AI di antara para profesional DAP. Otomatisasi tugas adalah aplikasi yang paling umum, digunakan oleh 29, 4% responden.
Aplikasi umum lainnya termasuk penyederhanaan alur kerja (28, 3%) dan memberikan panduan atau tur aplikasi (21%). Meskipun manfaat yang dilaporkan dan peningkatan penggunaan AI oleh profesional DAP, tantangan tetap ada. Tiga puluh delapan persen profesional DAP menyatakan bahwa kurang dari seperempat organisasi mereka menggunakan alat Gen AI, dan 15% lainnya melaporkan tidak ada penggunaan Gen AI sama sekali di dalam perusahaan mereka. Statistik ini menyoroti potensi pertumbuhan yang signifikan bagi profesional DAP untuk menjembatani kesenjangan dalam adopsi AI di seluruh organisasi. Di Amerika Utara, para profesional DAP tampak mengalami kemajuan karir yang signifikan terkait dengan integrasi AI. Hasil survei menunjukkan bahwa peningkatan gaji yang signifikan dapat terjadi seawal satu hingga dua tahun ke dalam karir adopsi digital. Potensi kemajuan cepat ditegaskan oleh temuan bahwa 68% profesional DAP di Amerika Utara menghasilkan lebih dari gaji median. Untuk memfasilitasi pembelajaran, WalkMe telah membuat semua ujian sertifikasi di dalam Digital Adoption Institute (DAI) gratis bagi pelanggan WalkMe. Profesi itu sendiri telah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa, dengan lebih dari 7. 000 profesional saat ini mencantumkan WalkMe di profil LinkedIn mereka, mewakili peningkatan sebesar 169% sejak 2020. Brittany Rolfe Hillard, Wakil Presiden Pengalaman & Keterlibatan Pelanggan WalkMe, mengomentari temuan tersebut, dengan menyatakan, "Ketika organisasi menghadapi kebutuhan mendesak untuk memanfaatkan teknologi AI generatif, profesional DAP memainkan peran penting dalam mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja perusahaan. Survei terbaru ini menyoroti sifat adaptif dari profesional DAP dan peran krusial mereka dalam mendorong transformasi digital di berbagai industri. " Secara keseluruhan, data tersebut menyajikan pemahaman komprehensif tentang keadaan saat ini dan potensi masa depan adopsi AI yang dipimpin oleh profesional DAP. Temuan ini memberikan gambaran realistis tentang tantangan sambil juga menawarkan pandangan optimis tentang semakin pentingnya profesi ini dalam transformasi yang didorong oleh teknologi.
Survei Mengungkap Kesenjangan dalam Adopsi AI di Kalangan Bisnis
Bisnis di Orange County terus mencari cara baru untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, dan layanan Optimisasi Mesin Pencari (SEO) Orange County dirancang khusus untuk tujuan ini.
Kenaikan pesat video yang dibuat oleh AI di media sosial telah menjadi tren global yang menonjol, didorong oleh kemajuan signifikan dalam teknologi kecerdasan buatan selama beberapa tahun terakhir.
OpenAI mengumumkan komitmen besar terhadap kemajuan bertanggung jawab dalam kecerdasan buatan dengan menciptakan dana sebesar 50 juta dolar AS yang didedikasikan untuk mendukung organisasi non-profit dan komunitas.
Meta Platforms Inc.
San Francisco, California—(Newsfile Corp.
Oracle telah mengungkapkan integrasi kemampuan kecerdasan buatan (AI) baru ke dalam rangkaian Oracle Fusion Cloud Customer Experience (CX) mereka.
Industri film sedang mengalami perubahan besar karena semakin banyak studio mengintegrasikan teknologi generasi video kecerdasan buatan (AI) ke dalam alur produksi mereka.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today