Perusahaan teknologi di seluruh dunia sedang melakukan pengurangan tenaga kerja untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke inisiatif kecerdasan buatan (AI). Pada tahun 2022, lebih dari 165. 000 pemutusan hubungan kerja dilaporkan, diikuti oleh 264. 000 pada tahun 2023, dan lebih dari 132. 900 karyawan telah diberhentikan oleh 410 perusahaan teknologi pada tahun 2024. Banyak perusahaan mengaitkan pemutusan hubungan kerja ini dengan integrasi AI dan pembelajaran mesin di seluruh bisnis mereka. Cisco, Dell, Meta, Amazon, dan Intuit adalah beberapa perusahaan yang mengurangi tenaga kerja mereka untuk berinvestasi di AI.
Peralihan ke AI juga memengaruhi perusahaan besar seperti Google dan Microsoft, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit. Alasan di balik pemutusan hubungan kerja ini termasuk perekrutan berlebihan selama pandemi, meningkatnya suku bunga, dan adopsi AI dan otomatisasi yang semakin meningkat. Meskipun terjadi kehilangan pekerjaan, ada fokus yang lebih luas pada augmentasi pekerjaan, di mana karyawan dilatih pada alat AI untuk meningkatkan produktivitas. Pada akhirnya, AI diharapkan dapat menciptakan peluang pekerjaan baru.
Perusahaan Teknologi Memutuskan Hubungan Kerja untuk Fokus pada Inisiatif AI
TechSmith Corporation, pemimpin terkemuka dalam komunikasi visual, telah merilis Studi Penonton Video 2024, sebuah laporan komprehensif yang meneliti keterlibatan dan preferensi penonton global terhadap video instruksional dan informatif.
Sinopsis Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah tim penjualan di India, memberdayakan tidak hanya eksekutif tetapi juga staf garis depan
Pada bulan Juni 2025, Meta Platforms Inc.
ByteDance merilis Seedance 2.0 kurang dari seminggu yang lalu, memicu kemarahan di kalangan artis di seluruh dunia dengan sebuah klip viral yang dihasilkan AI yang menampilkan Tom Cruise dan Brad Pitt bertarung.
Situasi ideal bagi pekerja kantor adalah cukup dengan menekan sebuah tombol pada perangkat yang dapat merekam rapat, menyalin percakapan, dan mengubahnya menjadi tugas yang dapat diambil tindakan.
Microsoft secara resmi mengintegrasikan asisten yang didukung AI, Copilot, ke dalam Microsoft Office Suite yang sangat populer, menandai kemajuan besar dalam interaksi pengguna dengan perangkat lunak produktivitas.
Seedance 2.0 adalah model canggih yang mengubah gambar menjadi video dan teks menjadi video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance.
Launch your AI-powered team to automate Marketing, Sales & Growth
and get clients on autopilot — from social media and search engines. No ads needed
Begin getting your first leads today