Actively AI Mengumpulkan Dana Rp338 Miliar untuk Merevolusi Penjualan dengan Teknologi AI Berbasis Penalaran
Brief news summary
Pasar startup perwakilan penjualan berbasis AI berkembang dengan cepat, dengan perusahaan seperti Artisan dan Qualified menawarkan solusi berbasis AI. Alat-alat awal berfokus pada pencapaian jangkauan yang luas tetapi sering kekurangan ketepatan. Didirikan pada tahun 2022, Actively AI menonjol dengan menciptakan model penalaran khusus yang disesuaikan dengan data masing-masing klien, memungkinkan AI untuk mengidentifikasi prospek bernilai tinggi dengan meniru pola pikir analitis dari sales reps top. Metode ini memungkinkan AI menjelaskan alasan di balik tindakannya dan memvalidasi hasilnya, sehingga meningkatkan keandalan dan kepercayaan. Actively AI telah menghasilkan puluhan juta dolar pendapatan untuk perusahaan fintech Ramp dan mendapatkan dana sebesar 22,5 juta dolar. CEO Mihir Garimella menggambarkan platform ini sebagai "GTM Superintelligence," menggabungkan model proprietary dengan kerangka kerja canggih dari OpenAI dan Anthropic. Berbasis pada keahlian AI dari Stanford, startup ini menjadi contoh tren yang lebih luas di mana alat AI berbasis penalaran memperoleh investasi besar, seperti startup healthcare Taxo. Meskipun masih dalam pengembangan, Actively AI menunjukkan bagaimana penalaran AI mengubah strategi penjualan dan mendorong pertumbuhan bisnis.Pasar startup perwakilan penjualan AI semakin penuh sesak. Di San Francisco, billboard mempromosikan slogan seperti “Hentikan Mempekerjakan Manusia” oleh Artisan dan “Rekrut Piper, AI SDR” oleh Qualified. Meskipun beberapa startup tumbuh dengan cepat, sektor ini menghadapi hambatan signifikan, dan beberapa kapitalis ventura bersikap hati-hati dalam berinvestasi. Anshul Gupta, salah satu pendiri Actively AI, mengkritik alat penjualan AI awal yang berkinerja kurang memuaskan, terutama karena fokus mereka pada “volume murni”—yaitu menghubungi banyak prospek tanpa selektivitas—yang menurutnya sebagian besar tidak efektif. Didirikan pada tahun 2022, Actively AI mengadopsi strategi berbeda dengan menciptakan model “penalaran” khusus berdasarkan data setiap klien untuk memfilter dan mengidentifikasi prospek dengan nilai tertinggi, meniru pendekatan analitik dari tenaga penjualan manusia terbaik. Pendekatan ini bergantung pada teknologi penalaran, sebuah teknik AI yang berkembang pesat dan memungkinkan sistem untuk menjelaskan logikanya dan memverifikasi hasil, sehingga meningkatkan keandalan dan kecerdasan. Actively AI melaporkan hasil yang kuat, menyebutkan kemitraannya dengan perusahaan fintech Ramp, di mana alat AI-nya telah menyumbang puluhan juta dolar dalam pendapatan tambahan. Startup dari New York ini telah mengumpulkan dana sebesar $17, 5 juta dalam putaran Seri A dari Bain Capital Ventures, setelah sebelumnya mengumpulkan dana seed sebesar $5 juta yang tidak diumumkan secara publik dan dipimpin oleh First Round Capital, sehingga total dana yang terkumpul mencapai $22, 5 juta. CEO dan salah satu pendiri Mihir Garimella menyebut platform perusahaan sebagai “GTM Superintelligence, ” menekankan penalaran di luar otomasi semata untuk secara aktif membuat keputusan optimal demi pertumbuhan bisnis. Teknologi mereka menggabungkan AI propriety dengan model penalaran dari OpenAI dan Anthropic.
Baik Garimella maupun Gupta sama-sama belajar AI di Stanford; keahlian Garimella dalam pembelajaran aktif menjadi inspirasi nama perusahaan ini. Keberhasilan penggalangan dana ini menyoroti meningkatnya minat terhadap AI berbasis penalaran di luar entitas dasar seperti OpenAI. Misalnya, startup yang didukung YC, Taxo, baru-baru ini mengumpulkan $5 juta untuk menggerakkan mesin penalaran mereka sendiri yang bertujuan memangkas birokrasi kesehatan, dan dalam enam bulan mencapai pendapatan berulang tahunan lebih dari $1 juta. Meskipun Actively AI belum mengungkapkan pendapatannya, mereka mengklaim pertumbuhan sepuluh kali lipat dalam sembilan bulan. Meskipun tanda-tanda optimistis muncul, masih terlalu dini untuk memastikan apakah alat penjualan berbasis penalaran dari Actively AI akan memenuhi janji atau justru menjadi iterasi lain dari penjualan AI. Model penalaran baru mendapatkan perhatian sejak akhir tahun lalu dengan meningkatnya popularitas DeepSeek. Meski begitu, antusiasme investor tetap tinggi, mencerminkan keyakinan bahwa pendekatan ini bisa mengubah penjualan berbasis AI. Seiring perkembangan sektor ini, gabungan penalaran AI dan teknologi penjualan tetap menjadi tren utama. Startup seperti Actively AI menunjukkan upaya pionir dalam memanfaatkankan AI canggih untuk hasil bisnis yang lebih strategis dan efektif, mengarah ke masa depan di mana AI memegang peran sentral dalam menghubungkan kecerdasan data dengan keberhasilan komersial.
Watch video about
Actively AI Mengumpulkan Dana Rp338 Miliar untuk Merevolusi Penjualan dengan Teknologi AI Berbasis Penalaran
Try our premium solution and start getting clients — at no cost to you